Sunday, December 20, 2020

Diri yang Masih Baru

28th Sept 2018


Kamu bilang hatimu seluas samudra

Pundakmu sekuat baja

Sudah dilakukan segala usaha

Tapi terhenti katamu apa daya


Tentang membuka hati berarti memulai

Membenahi dan memperbaiki diri

Terimakasih telah menghampiri

Hai sesosok yang menginspirasi


Katamu setiap orang datang ada maksud

Apapun itu ku yakin Allah Maha Tahu

Mungkin karna diri ini masih baru

Ku percayakan kepada Allah segala kelabu

The Froth of The Sea



me and my sin

as much as the froth over the sea

countless, spread, and exist

what an empty soul

not sure exactly what is good anymore

it's a mixture of hurting, blaming and much more

forget where to put things you can't control


the froth covers the clear pure water

as if making good scenery underneath unseen

while begging to the Almighty to wipe my froth

Allah is All Merciful, all I know

nonetheless, I realize the froth pretty much adds lesson to me

Thursday, December 10, 2020

Finally to A Cave



Finally get to write again

Here I am, feel meaninglessly floating

Drifting by the wave finally to a cave

It was dark and didn't show a glimpse of light

Something told me to keep searching and looking

A clue that has been missing from the first place

After all the struggles, this lady was ultimately taking a step back ward

Saying, I give up


December 2nd, 2019

Wednesday, December 9, 2020

Lelah Lalu Lupa

Tiba tiba jarak, ruang dan waktu menjadi sirna

Bukan menjadi pilu apalagi sendu

Biar kuserahkan muaranya kepada rindu


Lelah yang datang seketika

Membuat lupa segala indra perasa


Sungguh ingin ku bermain dengan alam saja

Kalau waktunya tiba bisa lebih leluasa

Berdialog dengan alam yang luar biasa


Tangerang Selatan, 14 April 2020

Saturday, December 5, 2020

Bukan Hari Ini

Tapi hari itu yang cerahnya menyinari hati

Hati yang terbuat dari baja

Perlahan menurun titik leburnya


Hati yang tak sekuat dulu

Tapi kukagumi pada jamannya


Hari itu atau hari ini

Serupa tapi berbeda


Apapun itu kuatlah hari ini

Agar keterbiasaan yang menguatkan hari yang lain


Tangerang Selatan, 7 April 2020

Fortun Favi Fortus, Dum Spiro Spero

meaning: bersemangat, bersabar, bertahanlah!


Back in August on my days off, I went to Jogja city to (again) find tranquility. Turned out, the very first destination on my itinerary was this fancy coffee shop. Never thought that I and my cousin were the only visitors upstairs. We chatted and took some photos candidly. At the corner, there were these words written in the neon light which really appealing and saying, Dum Spiro Spero. 

Not forgetting to take those words and me in one picture then updated it a couple of days after. I just looked out the meaning right before I posted it. Then, here comes the reason why I got to visit that place on the first itinerary.

Dum Spiro Spero means While I Breathe, I Hope. 

I surprisingly found that tranquility pill at the first moment I was in Jogja. I think it told me: no matter how bad things happen to you, as long as you still breathe, you can always hope. Trust your hope. Just don't worry. Put your highest hope to The Almighty Allah, Rabbul 'Alamin. 

That words strengthen my bond with my hopes upon the sky. The hopes I forgot I once wrote before. It emphasizes myself to never let go off the hope. 

Friday, September 25, 2020

Pom Bensin

Suatu hari ketika lagi nunggu isi BBM di pom bensin, September 2018.

Terlihat ada jalur antrian untuk mengisi BBM kendaraan roda dua dan roda empat. Motor, dengan antrian yang panjang, pengisisannya lebih cepat, sehingga flow nya cepat. Sedang mobil walau hanya satu-dua antrian, butuh waktu lama hingga tangkinya penuh terisi. 

Hidup itu kadang seperti menjadi motor, kadang menjadi mobil. Bisa jadi cepat diisi BBM nya, sesuai kapasitas motor. Sedangkan kalau mobil harus butuh waktu untuk bisa diisi sampai full, karena mobil kapasitasnya besar, butuh tenaga lebih banyak, sehingga punya nilai guna lebih banyak pula.

Ibarat mobil itu diri ini, diri kita yang besar. Besar kapabilitas diri, berbesar hatinya, luas terbuka pikirannya, kuat mentalnya. Semoga kita kearah sana. Pribadi masa depan yang lebih baik yang selalu diidam-idamkan diri ini yang kemarin. Butuh waktu untuk terbentuk menjadi pribadi yang besar bukan?

Semua ada jalurnya masing-masing dan waktunya masing-masing, bukan?

- dasar diriku, yang terlalu lama hidup di (per)jalanan.