The moment where you have the urge to write but your lappy was down.
Besides, my lappy was very long time not being used due to tittle detachment of being college student.
so this how. it felt like.
What are you guys up to? was always popped while wondering about my friends in my mind
It's may be for the first time in forever i got to choose how life is, based on no particular given guidelines. You can really pick any variety of color you want, when ever, where ever, who ever you are.
Whoever I May Be, the name of this blog, is finally about to be revealed. Never thought that the tittle turns out to be a question for me at this age of life. It also emphasizes that whoever you want to be in this life, just don't forget where you belong, where your definite estuary, where you go back to where you came from.
Thursday, May 23, 2019
Tuesday, April 9, 2019
Semoga
Kata ribuan makna
Terkandung penuh doa
Mengantri untuk melangit
Menunggu tuk membumi
Terkandung penuh doa
Mengantri untuk melangit
Menunggu tuk membumi
Kumpulan titik yang menjelma jadi mimpi- mimpi
Biarkan setiap hurufnya meluruh dalam benak
Biarkan setiap hurufnya meluruh dalam benak
Menyatu dengan untaian harap yang lainnya
Kemudian sisakan ruang mutlak untuk berserah
Kemudian sisakan ruang mutlak untuk berserah
Ini sebuah kata penuh asa
Sore itu ditulis oleh sang ayah
Sore itu ditulis oleh sang ayah
Label:
Hope,
Random thought
Sunday, January 6, 2019
1st 2019 post!
Never thought that I only made 9 posts in 2018 while I got so many drafts behind this scene :(
Let's make 2019 flooded by my poetic post then :D
Let's make 2019 flooded by my poetic post then :D
Laughter becomes the only thing
When I call the days confusing
Yearning is a relief
From the story that I receive
It's good to share the moment
To ease what we think is a torment
Reminding the stars that perceive
The lights we used to achieve
Carefully making sure
We are in one path closure
Label:
Love,
Midnight Story,
poem
Wednesday, December 26, 2018
Senja kala itu
Ku nikmati pancaran sang surya
Yang menghanguskan gundah gulana
Serasa enggan, tuk beranjak dari sana
Alur ini, yang terus kurasa
Buyarkan segala imaji
Kokohkan asa
Genggam eratlah janji
Kepada Tuhan-Mu selama ini
Kokohkan asa
Genggam eratlah janji
Kepada Tuhan-Mu selama ini
Apapun itu nikmati sajalah, hati
Kau siap berlari-lari di taman mimpi kan?
Yogyakarta, 4 Oktober 2018
Sore itu duduk di rerumputan hijau, disambut hembusan angin yang melenakan, dengan alunan lagu Aku Tenang nya Fourtwnty yang terdengar sayup dari sudut kompleks Ratu Boko.
MasyaAllah, suasana Jogja.
MasyaAllah, suasana Jogja.
Label:
Cerita Senja,
Jogjakarta,
poem
Wednesday, October 24, 2018
A story that never unravel
You are a series
of story
Unspoken, hidden
and blurry
Piece of written
paper
Ready to be sent
to a receiver
-LL-
Label:
Jogjakarta,
poem,
Random,
story of my life
Wednesday, September 26, 2018
Road to be a dentist: sayangilah pasien dan waktu
Trus baru aja aku
update:
Karna suatu hari,
yang biasa ngasih coklat, akan kalah sama yang ngasih seperangkat alat sholat.
Dan pasienku, bales; Aamin.
MasyaAllah. Di
Amin-in sama orang yang sekedar baca,
Ini baru orang
yang kuketahui mengaminkannya, belum orang lain yang ku tak tahu ternyata
mengamini doaku juga 0:)
Btw jadi inget pasienku pas koas
kalau
dipikir-pikir, koas itu penuh momen-momen magis
aku bisa ketemu
sama abang goj*ek, yang mau jadi pasienku, dan mau bolak-balik untuk dirawat
giginya
gak ada ikatan
apapun, ikatan darah atau apa. Sebatas ikatan dua orang tak saling kenal yang
segera sepakat begitu saja; tiba tiba aja.
Ada juga yang dengan
niatannya mau membantuku menyelesaikan tugas koas ku.
Sacrifice their body,
mind, money and time. Yes, definitely time. Things Allah has swore upon at.
Entah aku harus
balas apa, ke semua pasien malaikat macam ini.
Ku doakan
tentunya, semoga dilancarkan segala urusannya.
Aku percaya Allah
insyaAllah akan balas kebaikan Anda.
Dan semakin
tersadar, aku ini bukan apa-apa, siapa-siapa, gimana-gimana.
Mungkin balasan
yang bisa ku kasih adalah bekerja sebaik mungkin memegang amanah dipundakku
ini; sebagai dokter gigi yang mengabdi dengan tulus ikhlas ke masyarakat negeri
ini.
Tangerang Selatan
16 September 2018
Tuesday, September 25, 2018
Someday in June 2018
It’s the last 10
days of Ramadhan
And it’s raining
It was in the
middle of the night
And the rain fell
just as the tear streamed down my face
The sound of the
rain falling upon the roof and the ground made my heart peace, easy, as if its
problem fly away upon the sky
So does the hope
upon this heart
So does the prayer
that going up
It’s so beautiful
Label:
Midnight Story,
Ramadhan
Subscribe to:
Posts (Atom)

